The Master of English



Rezky Ghistan Perdana atau yang lebih dikenal dengan julukan The Great Master Ray, adalah seorang veteran Turnamen Bahasa Inggris tingkat Nasional dan sering dianggap sebagai seorang legend diantara para komunitas Bahasa Inggris. Dia memulai karir nya sebagai pembicara Bahasa Inggris pada tahun 2010, dan dianggap sebagai yangTerbaikdiantara generasi nya, serta menjadi bagian dari Klub Bahasa Inggris dan Klub Bahasa Internasional selama bertahun-tahun. Karirnya di Bahasa Inggris tidak seperti kebanyakan orang, dimana tujuan awalnya adalah untuk membalaskan dendamnya kepada para bully, dan membuat Rezky sebagai The First Evil English Speaker dalam sejarah. Meskipun pada akhirnya dia dikalahkan oleh rival terkuatnya sepanjang masa, Reza

Setelah berubah menjadi baik, Rezky menolong orang-orang disekitarnya yang juga mengalami hal yang serupa (dibully). Tidak hanya membuktikan dirinya sebagai kawan yang baik, tapi dia juga menjadi sosok pemimpin yang mampu diandalkan hingga akhirnya dipromosikan, menggantikan Arizqy untuk memimpin Klub Bahasa Inggris.


KEPRIBADIAN

Dari luar, Rezky tampak seperti orang yang baik hati dan ceria. Dia bisa sangat sombong, merendahkan, dan agak egois pada waktu-waktu tertentu. Handhika mendeskripsikan Rezky sebagai seseorang yang selalu meminta persetujuan orang lain. Dia juga tampak perfeksionis, yang memiliki standar yang tinggi untuk dirinya sendiri dan orang lain. Dia berusaha memberikan yang terbaik bagi rekan-rekannya, tetapi sebagai imbalannya, mengharapkan orang lain untuk memberikan standar yang tinggi juga. Dia sangat sensitif, dan jika dia terganggu, kepribadian luarnya akan berubah dan dia menjadi marah terhadap gangguan tersebut.

Meskipun pernah memiliki gelar sebagai 3 besar, 5 besar dan 8 besar Nasional, Rezky mengakui bahwa dirinya tidak memiliki kepercayaan akan kemampuannya sendiri. Di masa lalu, dia khawatir bahwa dirinya tidak bisa menjadi seseorang yang diandalkan bagi timnya. Tapi, dia memiliki rasa tanggung jawab yang kuat kepada rekan timnya yang membuatnya berkembang dan berhasil mengatasi tekanan.


LATAR BELAKANG

Rezky lahir pada tanggal 28 Agustus 1996. Dia adalah anak tunggal, dan orang tuanya masih hidup dan sehat. Dia memiliki masa kecil yang cukup normal, dan seperti anak-anak seumuran dulu, dia menyukai Power Rangers. Selama karirnya di Sekolah Dasar (SD), dia berhasil mempertahankan peringkat nya di 3 besar. Dia mengalami sedikit kemunduran saat SMP, dan kembali bersinar saat karirnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).


Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Rezky pernah menjadi salah satu korban bully, dia berada di situasi seperti ini sejak kelas 4 SD, dan kondisi nya menjadi semakin memburuk saat dia beranjak SMP. Fisik dan mentalnya sangat menderita akibat bully-an yang diterima, ini merupakan hari-hari terburuk dalam hidupnya.

Namun, Rezky berhasil bertahan dengan situasi tsb. Dia juga memutuskan untuk mempelajari Bahasa Inggris, agar dia bisa membalaskan dendamnya. Karenanya, Rezky menciptakan kepribadian ganda akibat dari kebencian dan rasa dendam yang dimilikinya. Namun, dia belum menyadarinya saat itu.

Ini merupakan titik puncak awal dari perubahan hidupnya, dan juga merupakan awal dari cerita yang bisa menginspirasi kita semua. Seseorang yang hebat tidak lahir begitu saja, mereka lahir karena kisah perjalanannya, penderitaan yang mereka lalui, dan mereka berhasil mengatasinya.


English Festival Week (2010)


Turnamen Bahasa Inggris tingkat Nasional pertama yang Rezky ikuti. Turnamen ini diadakan setiap tahunnya untuk para siswa SMP, SMA/SMK. Ada sekitar 500 siswa/I yang menjadi peserta pada Turnamen kali ini.

Sebelum Rezky melaju ke tingkat Nasional, sebelumnya Rezky berhasil lolos Penyisihan tingkat JABODETABEK dan berada di posisi ke-1. Dan saat tingkat Nasional, dia harus berhadapan dengan para remaja yang biasa dijuluki “Saint of Speech.

The Mighty Reza, Randy The Guardian, The Twin Tornadoes (Reynard & Reinhard) dan Lady Diana. Para remaja ini merupakan yang paling superior diantara peserta lainnya untuk Turnamen Bahasa Inggris tingkat Nasional pada masa itu.

Tapi sayangnya, Reza, sebagai yang dianggap terbaik diantara para anggota Saint of Speech, tidak bisa hadir dalam Turnamen tsb. Dan juga, kerja keras Rezky pun membuahkan hasil, dengan menjadi Juara di Turnamen tsb.

Sebagai Juara di Turnamen tingkat Nasional, Rezky pun bergabung dengan para anggota Saint of Speech lainnya. Meskipun tidak diresmikan, namun Rezky merupakan sosok pemimpin dalam Saint of Speech. Seperti yang di kutip oleh salah satu peserta Turnamen : “Reza mungkin yang terbaik, tapi sejujurnya, Rezky lah yang memiliki kendali atas anggota Saint of Speech.”


English National Speech Tournament (2011)


Setelah beberapa bulan yang lalu berhasil menjadi Juara Nasional, Rezky berpartisipasi di Turnamen Bahasa Inggris lainnya. Namun kali ini, hasil yang didapatkan agak sedikit berbeda. Selama Penyisihan JABODETABEK, dia dengan mudahnya lolos ke tingkat Nasional. Namun saat memasuki tingkat Nasional, dia harus berhadapan dengan Rival Terkuatnya Sepanjang Masa, Reza.

Pada Turnamen sebelumnya, Reza tidak bisa hadir dikarenakan ada urusan pribadi. Namun momen saat Reza hadir dalam Turnamen Nasional tsb, tidak ada yang bisa menandinginya, bahkan Rezky sekalipun. The Mighty Reza, itulah julukan yang diberikan oleh para peserta lainnya, sebagai orang yang mampu menguasai aksen British di usia yang masih sangat muda.

Meskipun Reza & Rezky sama-sama anggota Saint of Speech, namun kelihatannya Reza paling membenci Rezky. Mereka berdua akhirnya bertemu di babak Final Turnamen Nasional, dan Reza dengan mudahnya mengalahkan Rezky. Atau lebih tepatnya, Reza mempermalukan Rezky.

Turnamen terakhirnya di SMP, Rezky masih berhasil menempati posisi ke-2 Terbaik Nasional dan dikenal sebagai 3 besar Nasional, bersama dengan Reza & Randy.


Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Tidak seperti tragedi yang terjadi saat SMP, karir Rezky di SMK adalah kebalikannya. Selama di SMK, Rezky dikenal sebagai The Master of English dan menjadi salah satu siswa paling populer disekolahnya.

Selama 3 tahun, Rezky berhasil mempertahankan peringkatnya dikelas sebagai 3 besar terbaik. Dan bukan hanya itu, Rezky juga dipromosikan untuk menjadi Ketua baru di klub Bahasa Inggris dan memegang posisi tsb selama 2 tahun berturut-turut. Tahun terakhirnya di SMK, Rezky juga termasuk 3 besar sebagai pemilik nilai tertinggi untuk Ujian Nasional.

Rezky mendirikan sebuah tim yang dinamai Fantastic 4 (nantinya menjadi X-Men). Para anggota nya adalah Andika, Imam, Ridwan dan Triyo (tambahan Miqdad dan Ihsan). Masing-masing dari mereka memiliki kemampuan yang berbeda, Andika mahir akan komputer, Imam yang jago dalam pelajaran Kimia, Ridwan memiliki keahlian dalam berbahasa tradisional, dan Triyo yang punya pengetahuan akan kpop dan fashion.

Selama karirnya di SMK, Rezky hanya memiliki 1 orang yang dianggapnya sebagai rival. Namanya Handhika, tapi lebih suka dipanggil Zombie. Sayangnya, Zombie tidak pernah menganggap Rezky sebagai rival, melainkan sebagai panutan.


Yadika 13 English Speech Tournament (2012)

 


Untuk merayakan “Bulan Bahasa” pada bulan Oktober, SMK Yadika 13 mengadakan sebuah acara seperti halnya Turnamen Bahasa Inggris. Pada Turnamen kali ini, Rezky diberi tahu oleh salah satu teman kelasnya bahwa ada seorang siswi yang patut diwaspadai dalam Turnamen kali ini.

Namanya Retno, dia adalah seorang Senior di SMK Yadika 13. Berdasarkan informasi dari para guru dan murid, Retno biasa mewakili SMK Yadika 13 pada Turnamen tingkat JABODETABEK ataupun Nasional. Namun hasil terbaik yang diraih Retno hanyalah 4 besar terbaik JABODETABEK.

Selama babak Penyisihan hingga Semi Final, Rezky mendominasi Turnamen dengan menduduki posisi teratas. Sementara itu, Retno berada di posisi ke-2, dan teman sekelasnya Zombie, berada di posisi ke-3.

Namun pada babak Final, Rezky sedang tidak berada dalam kondisi sehat. Sudah 3 hari dia mengalami demam, hingga akhirnya dia harus puas berada di posisi ke-2. Dan Retno mengambil alih posisi Juara.


Erlangga English Speech Contest (2012)

 


Turnamen Bahasa Inggris tingkat Nasional terbesar yang ada di negeri ini. Turnamen ini dilaksanakan setiap tahun bagi siswa/I SMP, SMA/SMK, oleh penerbit buku terkenal di negeri ini, Erlangga.

10 siswa/i dari SMK Yadika 13 menjadi perwakilan untuk Turnamen ini, termasuk Rezky, Retno dan juga Handhika. Di tahun sebelumnya, SMK Yadika 13 juga mengikuti Turnamen ini, namun mereka hanya mampu bertahan hingga babak Penyisihan JABODETABEK saja, menempati posisi Top 50 dari 200 peserta.

Lebih dari 500 siswa/I siap mengikuti babak Penyisihan JABODETABEK, mulai dari SMP, SMA dan juga SMK. Babak Penyisihan ini dilaksanakan di Fakutas Hukum Universitas Indonesia.

Beberapa hari setelah babak Penyisihan dilaksanakan, pengumuman untuk babak selanjutnya pun muncul. 10 besar peserta yang akan menjadi perwakilan JABODETABEK dan akan melaju ke tingkat Nasional.

Rezky menjadi satu-satunya perwakilan dari SMK Yadika 13 yang berhasil hingga 10 besar dan meraih posisi teratas di babak Semi Final tingkat Nasional. Namun, pada babak Final tingkat Nasional, Rezky hanya berhasil meraih posisi 5 terbaik Nasional. Dan ini adalah pertama kalinya Rezky tidak berada di posisi 3 besar saat Turnamen.

 

English Artaholic Fever 8 (2013)

 


Sudah 3 bulan berlalu sejak Rezky gagal di babak Final tingkat Nasional Erlangga English Speech Contest. Rezky sudah mulai menjalani praktek kerja lapangan di sebuah perusahaan manufaktur, namun gurunya tetap meminta Rezky untuk mengikuti Turnamen Bahasa Inggris.

Turnamen kali ini diadakan oleh UNISMA (Universitas Islam 45). Turnamen ini dikenal sebagai Turnamen tingkat Prefektur, dan tidak hanya Pidato yang dilombakan, ada Story Telling dan juga Drama Musikal.

Lebih dari 300 peserta mengikuti Turnamen ini, dan SMK Yadika 13 mengirim 4 perwakilan siswa/I. Mereka adalah Rezky, Retno, Okief dan Windy. Meskipun ini hanyalah Turnamen tingkat Prefektur, namun banyak Sekolah Unggulan yang biasa mengikuti Turnamen Nasional juga ikut dalam Turnamen ini.

Dan tentu saja, tanpa keraguan sedikitpun, dengan kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya, Rezky berhasil lolos hingga babak Final dan meraih posisi ke-3 Terbaik di Turnamen kali ini.

 

English Debate at International Islamic Boarding School (2013)

 


Sebelum dilaksanakannya Ujian Nasional bagi SMA/SMK, Rezky masih diminta untuk mengikuti sebuah Turnamen. Namun kali ini bukan lomba Pidato, melainkan lomba Debat. Turnamen Debat Bahasa Inggris yang pertama bagi Rezky.

SMK Yadika 13 membuat sebuah tim debat bahasa inggris yang nantinya akan menjadi perwakilan untuk Turnamen ini. Tim tersebut terdiri dari Rezky dan 2 siswi lainnya. Namun karena kedua siswi lainnya belum memiliki pengalaman basic yang cukup di Bahasa Inggris, tim mereka menjadi tidak seimbang.

Karena ketidakseimbangan ini, Rezky dan timnya hanya mampu bertahan hingga babak Semi Final. Rezky masih mendapatkan penghargaan sebagai 4th Best Speaker.

 

Yadika 13 English Speech Tournament (2013)

 


Setelah Retno lulus, Rezky menjadi lebih hebat dari sebelumnya. Dia juga dipromosikan sebagai Ketua Baru di Klub Bahasa Inggris. Teman sekelas sekaligus rivalnya, Handhika (Zombie), yang biasa bersaing dengan Rezky, memutuskan untuk berhenti bersaing dengannya.

SMK Yadika 13 mengadakan Turnamen Bahasa Inggris untuk menyambut para siswa/I tahun ajaran baru. Sebagai Senior di Yadika 13, Rezky dianggap sebagai yang terbaik di generasinya dengan tidak mempunyai rival.

Bahkan saat para generasi baru bergabung di Turnamen tsb, Rezky dengan mudahnya menduduki posisi No 1. Bukan hanya itu, Rezky merupakan satu-satunya siswa Yadika 13 yang pernah mendapatkan nilai A+ di semua subjek Bahasa Inggris (Writing, Reading, Listening, Speaking, Grammar).

Guru Bahasa Inggrisnya pun sudah melarang Rezky untuk ikut hadir saat pelajaran Bahasa Inggris. Menurut penilaian gurunya, dia sudah mendekati tingkatan “hampir sempurna” di setiap subjek Bahasa Inggris.

 

New York University (2014)

 


Rezky pun akhirnya lulus dari masa SMK, dan karirnya selama di SMK akan selalu dikenang. Tidak lama setelah itu, Rezky mendapatkan tawaran beasiswa dari UNPAD (Universitas Padjajaran) dan beberapa kampus ternama didaerah Bekasi.

Dan karena prestasinya di Turnamen Nasional Bahasa Inggris, Rezky juga mendapatkan tawaran beasiswa di New York University, Amerika. Dan tanpa ragu, Rezky pun mengambil tawaran tsb dan hidup di New York dengan pamannya.

Kabar duka pun tiba, Paman yang tinggal bersama dengan Rezky di New York wafat. Rezky yang juga sudah berusaha mencari pekerjaan disana tidak mendapatkan hasil. Setelah 1 bulan tinggal di New York, dia memutuskan untuk kembali ke negaranya. Rezky juga memutuskan untuk “break” dari Bahasa Inggris sementara waktu dan mencari pekerjaan yang layak.

Meskipun kisahnya di New York tidak berlangsung lama, namun itu cukup berarti. Dan ini juga merupakan sebuah pencapaian, karena saat kesempatan itu datang, Rezky tidak segan untuk mengambilnya.

 

 

English Marketing Debate at University of Indonesia (2016)

 


2 tahun setelah kelulusan nya di SMK, Rezky sudah memiliki pekerjaan sebagai Staff Purchasing dan dia juga melanjutkan karirnya sebagai mahasiwa di sebuah Universitas Swasta.

Tak lama setelah dia bergabung, pihak kampus pun langsung mengetahui potensi yang dimiliki olehnya. Pihak kampusnya ingin mendaftarkan Rezky untuk mengikuti Turnamen Debat tingkat Nasional yang diadakan di Universitas Indonesia. Setelah 2 tahun hiatus, akhirnya Rezky kembali berkarir di Turnamen Bahasa Inggris.

Turnamen kali ini dipenuhi dengan begitu banyak pesaing hebat, dan selama 2 tahun terakhir, ada 3 besar tim yang mendominasi Turnamen Bahasa Inggris tingkat Nasional. Tim-tim tersebut adalah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada dan Bina Nusantara University (BINUS).

Selama babak Penyisihan JABODETABEK, Rezky dan timnya mampu bertahan hingga akhirnya menjadi perwakilan bersama dengan Universitas Indonesia dan Bina Nusantara University (BINUS). Mereka adalah 3 tim yang mewakili JABODETABEK.

Pada tingkat Nasional, merupakan level yang sangat berbeda dari sebelumnya. Rezky dan timnya hanya mampu bertahan hingga babak Perempat Final, mereka dikalahkan oleh perwakilan dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Rezky dan timnya menempati posisi 8 besar Nasional.

 

 

Flash Missing, Vanishes In Crisis (2018)

 


Sejujurnya, Rezky memiliki banyak skill. Dia memiliki pengetahuan sains seperti layaknya Kuantum Fisik, Perjalanan Waktu, dia juga pernah menjadi Lead Dancer saat masih TK dan pentas di SMK, dia juga memiliki pengetahuan tentang Manajemen dan Teknologi Kecerdasan Buatan.

Namun senjata terkuat yang dimilikinya tetaplah kemampuan Bahasa Inggris. Para guru dan dosen sudah menganggap kemampuan Bahasa Inggris Rezky hampir setara dengan Turis Asing. Salah satu dosennya pernah berkata : “Dia berbicara terlalu cepat, berpikir terlalu cepat dan terkadang melakukan sesuatu sedikit lebih cepat daripada yang lain.”

Terlalu cepat, itulah yang selalu menjadi masalah bagi Rezky. Dan setelahnya, Rezky harus berhadapan dengan krisis dihidupnya. Saat dia harus dikhianati oleh orang yang paling dipercayainya. Rezky kehilangan semangat hidupnya, kepercayaannya dan yang paling buruk, dia kehilangan sebagian dari dirinya.

Ini adalah akhir dari kisah Rezky yang kita kenal selama 8 tahun terakhir, karena setelah ini, Rezky yang kita kenal sudah tiada.


Darkness Unleashed, The Dark Ray Rises (2018)

 


Seperti yang sudah disebutkan diawal cerita, bahwa Rezky secara tidak sengaja mengembangkan kepribadian ganda saat di SMP. Kepribadiannya yang lain ini “bangkit” dikarenakan rasa benci yang dimiliki oleh Rezky yang asli, serta perasaan takut akan tertinggal oleh rekannya. Dan juga karena tekanan yang ada dihidupnya untuk mencapai kesempurnaan.

Dan setelah kejadian krisis sebelumnya, Rezky dipenuhi oleh amarah, rasa benci serta dendam. Kegelapan didalam dirinya tumbuh lebih kuat dan jadi lebih berbahaya. Kepribadiannya yang lain, menyebut dirinya sebagai “Dark Ray.”

Saat dia bertukar tempat dengan Dark Ray, dia menjadi pribadi yang sangat berbeda, dia bahkan mampu menggunakan Aksen British, yang bahkan sebelumnya tak pernah bisa dia lakukan.

Tak hanya mampu menggunakan Aksen British, dia juga mampu menyerap dan menganalisa informasi lebih cepat dari sebelumnya. Dengan hasil mampu berbicara dalam Bahasa Jepang dan Korea.

Sisi positifnya, kehadiran Dark Ray bukanlah untuk mengancam Rezky yang asli, namun untuk melindunginya dengan cara yang tak biasa. Dan resiko yang dimiliki pun cukup besar, semakin sering Rezky menggunakan mode Dark Ray, semakin besar pula resiko dia akan kehilangan kendali nantinya.

 

 

National English Competition at University of Tarumanagara (2019)


 

Sudah 3 tahun berlalu sejak terakhir kali Rezky mengikuti Turnamen Bahasa Inggris. Kali ini, dia mengikuti Turnamen tingkat Nasional untuk kesekian kalinya. Sekitar 250 peserta yang terdiri dari mahasiswa/I yang mengikuti Turnamen ini.

Bahkan Sang Juara tahun lalu, Rahmat, pun ikut serta dalam Turnamen ini untuk kedua kalinya. Pada Turnamen kali ini, Rezky menggunakan Aksen British nya untuk pertama kalinya, lebih tepatnya Rezky menggabungkan kemampuan Aksen Amerika & Britishnya.

Para juri, peserta yang lain, bahkan Sang Juara tahun lalu (Rahmat) pun terkejut dengan kemampuan baru Rezky. Mereka tidak pernah menyangka bahwa Rezky mampu mengubah Aksen Amerika nya menjadi Aksen British saat penampilannya.

Namun, kemampuan baru Rezky yang satu ini nampaknya masih belum cukup bagus. Rezky hanya mampu bertahan hingga babak Perempat Final, dan hanya menempati posisi sebagai 8 besar Nasional.

 

 

English Competition & English Festival (2020)

 


Covid-19 mulai mendekati awal tahun 2020, dan membawa berbagai masalah yang cukup serius bagi negara kita ini. Banyak pekerja yang kehilangan pekerjaannya, para murid dan mahasiwa harus belajar via online, dan begitu juga dengan pelaksanaan Turnamen ini.

Karena musibah Covid-19, ECEF 2020 harus diadakan via online. Para peserta harus membuat video berdurasi sekitar 5-7 menit dan akan di upload via Youtube. Ini cukup berbeda dari Turnamen sebelumnya, namun peraturan harus diikuti.

Rezky membuat video pidato tentang HIV, dan tak lama setelah videonya diupload, salah satu peserta pun menghubunginya. Ternyata peserta yang menghubunginya adalah salah satu Duta Besar perwakilan International Global Network. Duta Besar ini sangat terkesan dengan cara penyampaian Rezky dalam berpidato.

Rezky berhasil melaju hingga babak Final, bersamaan dengan sang Duta Besar. Rezky berhasil menempati posisi 4 besar terbaik Nasional. Dan untuk pertama kalinya, Universitas Indonesia dan Bina Nusantara University (BINUS) gagal menempati posisi 3 besar Nasional. Posisi tsb digantikan oleh STARKI dan London School Public Relation.

 

 

National English Youth Camp (2020)

 


Kisah ini mungkin menjadi akhir dari perjalanan karir Rezky di Turnamen Bahasa Inggris. Setelah 10 tahun berkarir, dia menginspirasi kita dalam banyak hal. Begitu banyak naik dan turun yang terjadi dalam hidupnya, namun dia bertahan.

Kali ini, Rezky diundang untuk menghadiri Kamp Pelatihan Bahasa Inggris yang diadakan oleh Universitas Indonesia. Tujuan dari Pelatihan ini adalah untuk mengumpulkan 50 orang terbaik dari seluruh negeri yang memiliki prestasi dalam Turnamen Bahasa Inggris selama 5 tahun terakhir. Mereka akan dibentuk menjadi 1 tim yang solid untuk menjadi perwakilan Indonesia di Turnamen Internasional. Ada 5 kriteria, yakni Speech, Story Telling, Debate, News Anchor dan Drama Musikal.

Pada awal pelaksanaan Kamp, dia hanya menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dan berdasarkan penilaian sang trainer, kemampuan Rezky merupakan yang paling seimbang diantara peserta yang lain. Skill Rezky yang meliputi Grammar, Speaking, Writing dan Listening dinilai bagus secara merata.

Komitmen dan dedikasinya selama 10 tahun terakhir, membawanya kepada masa kejayaannya. Dari 50 peserta, Rezky mendapatkan penghargaan sebagai 2nd Runner Up untuk Best Speaker. Posisi teratas lainnya diisi dari perwakilan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada.



The Legacy Continues…

Setelah 10 tahun perjalanan karirnya, Rezky akhirnya memutuskan untuk pensiun dan membiarkan generasi baru mengambil alih. Dalam berbagai kesempatan, Rezky berhasil memenangkan beberapa piala, namun dia juga pernah mengalami kegagalan seperti yang lainnya. Dia dianggap sebagai seorang Legend bukan karena prestasi yang dimilikinya, namun karena warisan yang ditinggalkan olehnya masih berlanjut hingga saat ini…

 

Quote : “You guys are young, and I want you to promise me, that no matter how depressed you get, no matter how hopeless or alone you feel, you will try your best to imagine all the amazing experiences you have ahead of you.”

 

 

 

FUN FACTS :

 

Rezky adalah anak tunggal

Dia tidak takut akan kegelapan, namun dia takut jika menonton film horor

Dia jarang makan buah dan sayur

Rezky menyukai kucing

Dia tipe yang perfeksionis, over-thinking, dan sering meragukan diri sendiri

Cinta pertamanya terjadi saat dia berada di kelas 2 Sekolah Dasar (SD)

Rezky memiliki tinggi sekitar 170 cm, dan berat badan 65 kg

Nenek dari ibunya merupakan keturunan orang Jepang

Rezky merupakan bilingual, yakni mampu berbicara dalam 2 bahasa (Indonesia & Bahasa Inggris)

Rezky juga mulai belajar Bahasa Jepang, Korea, India dan Spanyol

Mata pelajaran yang paling tidak disukai adalah Matematika

Anime favoritnya saat ini adalah Haikyuu, dan karakter favoritnya, Miya Atsumu

Rezky suka Kpop dan Kdrama

Tipe wanita idamannya adalah Irene dari Red Velvet

Jika dia terlahir kembali, dia ingin menjadi Cha Eun Woo dari Astro

Dia merupakan tipe yang sulit untuk move on saat patah hati

Zodiaknya adalah Virgo, dan dia sekarang tinggal di Bekasi

Rezky tidak pernah mengikuti kursus ataupun les selama hidupnya

Jika seseorang ingin memberinya julukan, “Penantang Terkuat” cukup cocok bagi dirinya. Hal ini diakuinya karena meskipun dia bukanlah No 1, namun dia mampu bersaing dengan para Juara Nasional lainnya.

Komentar